Kamis, 28 April 2011

22 Bulan 3 Minggu dan 1 Hari

15 Desember 2010
Tepat di tanggal di atas saya pernah menulis tentang perkembangan kosa kata Si Dede alias De Ael alias Mikael, jagoan saya.
Di hari itu saya bisa mencatat 50 kosa kata dan beberapa kalimat perintah yang dia kuasai.
Senang rasanya mengetahui bahwa anak saya tumbuh sehat dan cerdas.
Bahagia dapat merasakan betapa gigihnya dia dalam memahami banyak hal.


Lonjakan Perkembangan Terbaru
Kenapa menggunakan kata "lonjakan"? Ya enak saja. Tidak ada maksud untuk menunjukan sebuah prestasi spektakuler atau sebuah prestasi yang melampaui seharusnya atau standarnya. Kata itu hanya ingin melambungkan diri saya saja bahwa anak saya semakin hebat seiring pertambahan usianya.
Kini De Ael sudah 22 bulan 3 minggu 1 hari.


Mikael
19 Bulan
*      Dapat menggunakan sendok dan garpu
*      Berlari 
*      Melempar bola dengan ayunan kecil
*      Menikmati membantu orang-orang disekitar (misalnya menyapu, mengambil barang)
*      Mengerti hampir 200 kata
*      Dapat mengenali bila melakukan kesalahan (misalnya memanggil kucing sebagai ayam)
*      Dapat mencuci tangan dan mengeringkannya dengan bantuan orang lain.
*      Dapat menunjuk gambar atau benda tersebut ketika disebutkan namanya.
*      Dapat mengenali ketika ingin buang air kecil.

  •   menggunakan sendok garpu sudah bisa walau masih agak kaku(gambarnya kok garpu sama pisau ya??)
  • sudah berlari kencang
  • melempar bola sudah dengan lumayan kuat
  • Suka menyapu, memotong sayuran, mengulek bumbu sebisanya, senang jika diminta mengambilkan barang
  • sudah lebih dari 200 kata, (listnya menyusul)
  • gemar mencuci tangan dan kaki walau tidak kotor dan setelah itu menyekanya dengan handuk
  • mengetahui dan menyebutkan nama benda yang saya tunjuk
  • Gelisah kalau mau pipis, biasanya dengan lucunya mengajak saya ke kamar mandi
20 Bulan
*      Memberi makan boneka
*      Dapat mencopot bajunya sendiri
*      Dapat membuang benda dengan mencontoh orang lain (misalnya membuat sampah).
*      Belajar kata-kata baru 10 atau lebih dalam 1 hari.
*      Dapat menaiki tangga (namun mungkin tidak dapat turun)
*      Mungkin mulai mengeksplorasi alat kelaminnya.
*      Menggambar garis lurus.
*      Dapat menyebutkan beberapa anggota badannya.

  • bermain imajinasi. misalkan pura memeriksa boneka laiknya saya memeriksa kepalanya ketika dia sedang sakit dan senang membagi makanannnya pada boneka/mainan hewan-hewanan dia untuk disuapi
  • bisa mencopot jaket dengan resletingnya tapi baju berkancing belum bisa. tetapi kalau kancingnya sudah dilepaskan dia bisa meneruskannya.
  • rajin membuang sampah pada tempatnya sampai-sampai bahan kerjaan bapaknya juga di buang, he he
  • naik turun tangga yang tidak terlalu lebar/tinggi anak tangganya serta ada pegangan sampingnya sendirian
  • kalau sedang tidak pakai diaper suka memegang dan meremas titit/kelaminnya
  • menggambar garis lurus agak bengkok malah biasanya cenderung seperti benang ruwet, ha ha ha lucu sekali
  • dapat menyebut semua anggota badan yang nampak di luar seperti mata, hidung, pipi, telinga, mulut, rambut, kepala, alis, kumis, janggut, dll
21 Bulan
*      Dapat menaiki tangga
*      Dapat membuat tujuan yang mudah misalnya memutuskan untuk menaruh mainan ditempat tertentu
*      Melempar bola dengan ayunan tinggi/kuat
*      Menendang bola
*      Menyusun 6 balok
*      Menyebutkan nama gambar tertentu pada buku
*      Dapat menuruni tangga

  • menaiki dan menuruni sudah semakin mahir krn sudah dikuasai bulan sebelumnya
  • meletakkan mainan yg telah selesai dipakai ditempat semula dan kadang-kadang bahkan ketemu di lemari es. maka jangan kaget kalau membuka lemari es ada bola, ikan karet dsb.
  • menendang bola dengan kuat tapi masih agak males kalau melempar dan menangkap
  • 100 gambar yang ada permainan "tebak gambar" sudah hafal. selain menunjuk dia juga menyebutkan namanya
22 Bulan
*      Menendang bola
*      Dapat mengikuti 2 instruksi yang diberikan padanya (misalnya ambil bolanya dan berikan ke ibu)
*      Dapat menyusun puzzle sederhana
*      Menggambar garis lurus
*      Menyebutkan beberapa anggota tubuhnya.
*      Dapat memakai baju yang longgar
*      Mungkin siap untuk tidur ditempat yang lebih besar
*      Memahami konsep kebalikan. Misalnya tinggi vs pendek

selain tendangan makin kenceng saja, dia makin lihai mengikuti perintah dari saya atau papa yang kadang bertubi-tubi nyuruhnya.
tapi punya dia polosan sih   

kurang suka jika disodori puzzle tapi gemar menyusun dan menempelkan karpet bongkar pasang.
23 Bulan
•    Dapat menyebutkan gambar dalam sebuah buku
•    Dapat menggunakan 50-70 kata-kata.

•    Dapat membuka pintu
•    Dapat menyanyikan lagu/melodi sederhana
•    Mulai tertarik untuk bermain dengan anak lain.

•    Membicarakan diri sendiri (seperti apa yang disukai, tidak disukai)
•    Sering bertanya ’kenapa?’
Alhamdulillah kemampuan di samping banyak yang dikuasainya di usia 22 bulan 3 minggu ini sebagaimana sudah disebut di atas.
Jika di sini menyebut gambar di sebuah buku dia sudah mulai mengenal tokoh di tv/ tayangan yang kami pilihkan misalkan dari jimjam atau babyfirst.
Membuka pintu dan tahu bahayanya ke kaki jika tidak hati-hati (soalnya pernah jempolnya sobek)
Suka bernyanyi sendiri dan menirukan setiap nyanyian yg di dengar.
mempunyai pilihan iya dan tidak, suka atau tidak suka walaupun masih terbatas, selebihnya masih diungkapkan dengan tangis.
Nah untuk pertanyaan 'kenapa?' belum muncul sampai saat ini mungkin seminggu lagi kali ya kan 23 bulannya seminggu lagi, he he
24 Bulan
•    Dapat menyebutkan sedikitnya 6 anggota tubuhnya
•    Setengah dari perkataannya mulai dapat dipahami.
•    Dapat mengucapkan kalimat dari 2-3 kata

•    Berbicara tentang dirinya sendiri
•    Mengatur benda-benda berdasarkan kategorinya
•    Dapat berjalan menuruni tangga

•    Mulai mengerti konsep abstrak seperti ’nanti’ atau ’sebentar lagi’.
•    Mulai menyadari adanya perbedaan jender laki-laki dengan perempuan.
•    Belajar melompat.
Alhamdulillah dan bersyukur sekali lagi karena acuan di samping juga sudah banyak yang dikuasai. penjelasannya ada di atas.
Tinggal memberi arahan untuk mencapai yang belum dikuasai semisal mengatur benda berdasar kategori, betul-betul paham konsep nanti atau sebentar lagi karena skrg masih suka nangis gak sabar menunggu, menyadari jender. dan berbicara tentang dirinya.

Kalau yang sedikit bisa itu melompat karena di sekolahnya ada lagu yang gerakannya melompat, mengucapkan kata-kata 2-3  bahkan lebih yang seringnya jelas juga


Nah itu dia acuan perkembangan anak secara umum dan perkembangan mikael secara khusus.
Setelah mencoba mempelajari mungkin acuan itu belum diperbaharui sejak jaman jadul dulu soale banyak kriteria yang bisa dilampaui jauh di usia sebelumnya oleh anak jaman sekarang, bukan mikael saja. Saya melihat beberapa anak jaman sekarang termasuk keponakan saya, anak teman dan tetangga, serta teman sekolah Dede di TPA.
So, tidak usah pusing-pusing membandingkan yang penting anak kita sehat, cerdas dan pertumbuhannya normal. kalaupun ada kelebihan semoga itu yang bermanfaat dan baik untuk semua.


Sumber:
  1. Perkembangan Anak : www.anmum.com.my/id/main.aspx?sid=2126&sva=3
  2. http://mikaelpunyacerita.blogspot.com/2010/12/dede-hebat.html 
  3. gambar puzzle : http://anak-anak.us/puzzle-mats-alas-duduk-puzzle-reseller-welcome/

Peringatan HAri Bumi

Hari bumi Bebas Asap.

Menyenangkan sekali kemaren seharian bebas asap walau tidak sepenuhnya bersih.
Mempunyai kesempatan jalan kaki agak jauh karena parkir motor harus di luar area kampus.
Tapi kok hari ini sudah bebas melenggang ke kampus dengan motor, rokok yang mengepul, mobil menderu ya ????
Tidak konsisten ternyata. Dari 2 hari yang direncanakan hanya terlasana 1 hari saja.

Eits kok banyak bapak polisi memadati kampus ya???
Ada apakah????
Semoga bukan karena demam NII nih...

En weit, apakah Senin depan setelah upacara dapet 100 ribu lagi???
berharap *mode on*

Selasa, 19 April 2011

Cuci Otak

Aksi Penipuan berkedok agama mulai menyeruak lagi.

Di televisi beberapa hari lalu mengabarkan tentang seorang ibu muda di Jakarta yang tiba-tiba menghilang dan begitu di temukan di daerah Bandung dalam keadaan bercadar dan seperti hilang ingatan. Dia tidak mampu mengenali keluarga, suami bahkan anaknya sendiri. Sebagaimana diberitakan, dia merupakan korban hipnotis dan dikaitkan dengan kelompok KW9 NII.

KW9 NII bertugas merekrut dan membaiat seseorang untuk masuk pada kelompoknya dengan cara .
dari link ini saya ketahui bahwa KW9 adalah  program tandingan NII, yang sengaja dimunculkan pemerintah. Bagi orang NII, KW9 adalah NII palsu yang kerjanya merekrut orang dan memberi ajaran yang tidak sesuai dengan NII asli. Para anggotanya di cuci otaknya sedemikian rupa hingga pada taraf tertentu akan menurut dan dijadikan mesin pencetak keuntungan. Bisa jadi anggota yang sudah dicuci otak akan dengan rela menyetor sejumlah uang dan harta yang dimulikinya.


Astaghfirullahal adzim.


Lain di Jakarta Lain pula di Malang. Kalau di Jakarta menyerang pegawai, di Malang mereka menyasar mahasiswa baru, buktinya yang terbaiat angkatan 2010 semua. 11 mahasiswa di cuci otak dan bahkan beberapa telah menghilang.
Walaupun masih dugaan, tapi melihat modusnya sama dengan kasus di atas. Di cuci otak.


Jadi teringat jaman kuliah dulu. Teman sefakultas saya pernah menangis dan mengadu ke saya kalau dia sedang dikejar-kejar dan diteror orang lantaran dia tidak mau membayar sejumlah uang. Sebelumnya temenku ini rajin di datengin dan diajak diskusi keagamaan. Kadang-kadang si perekrut itu muncul dimanapun teman saya berada, serasa dibuntuti. Terus "disayang-sayang" temen saya itu. Di bantu dan pokoknya di baik-baiki.
Selanjutnya di kasih undangan seminar kepemimpinan di Jakarta dengan uang daftar seminar sebesar 500 ribu. Kebetulan temen saya ini adalah aktifis yang lantang, cerdas dan tegas terus berprestasi secara akademik. Dia juga aktifis perempuan yang cukup lincah apalagi kalau soal persamaan gender. Jadilah dia tertarik dengan tema yang di tawarkan. Dan berangkatlah dia ke Jakarta 1 minggu.
Di sana ternyata di masukkan ke suatu ruang remang-remang dan di baiat. Setelah itu kembali ke Malang dengan setumpuk tugas dari sana.
Untung temen saya punya cukup cadangan akal sehat dan keberanian melawan hal konyol ini, sehingga dia akhirnya kembali pada kehidupan normalnya. Dia tidak sampai merekrut orang karena dia buru-buru sadar dan mencari perlindungan.

Yah semoga kasus ini bisa segera teratasi dan diketahui "sarangnya" sehingga bisa dibasmi tuntas.
Marilah kita membentengi diri kita dengan iman dan ilmu sehingga bisa seimbang dalam hidup dan tidak mudah dipengaruhi.



 Sumber:

 http://www.detiknews.com/read/2011/04/11/115016/1613233/10/al-chaidar-duga-lian-dicuci-otak-kw9-nii

http://www.malang-post.com/index.php?option=com_content&view=article&id=29039:mahasiswa-umm-dicuci-otak&catid=46:tribunngalam&Itemid=71

Senin, 18 April 2011

Nama Novelnya "Pelangi Di Atas Gelagahwangi"

Apa teman-teman kenal dengan S. Tidjab?
Setidaknya pernah mendengar namanya, mungkin?
Atau justru mengenal sangat dekat dan menjadi penggemarnya?

Atau ada yang ingat di masa kecil dulu bahwa radio sangat digemari.
Saban hari orang mendengar radio.
"Sinetron" Radio yang berupa penuturan cerita tanpa gambar, ya iyalah namanya juga radio ya tidak bergambar.Atau yang sering disebut sandiwara radio. Pernah dengar???

Tutur tinular, Kaca Benggala, Mahkota Mayangkara.
Itu adalah tiga Sandiwara radio yang paling laris dan paling favorit.
Apakah ada memori tentang ini????
Saya Punya.

Ketika 1 minggu yang lalu saya menemukan sebuah novel di salah satu rak perpustakaan, ada nama S. Tidjab di sana. Walaupun belum pasti siapa dia sebenarnya, saya langsung mengambil dan meminjamnya.
Setelah ku amati tulisan-tulisan yang tersemat di sampul depan dan belakang aku langsung sadar kalau ini benar S. Tidjab yang di Radio itu.

saya serasa kembali di jaman kecil dulu ketika sore hari bersama ibu duduk di ruang depan sambil khusyuk mendengar untaian kisah-kisah yang ditulis oleh beliau. Saya kembali merasakan dibawa berpetualang ke hutan, beradu ajian dan ilmu kanuragan, mendengar derikan kuda, dll.

Atau di pagi hari menjelang ibu ke pasar, beliau menyempatkan mendengar Tutur Tinular dulu.
Sayapun menemaninya.
Betapa radio sangat mengasikkan.

Aku menjadi rindu masa-masa itu. Masa -masa dimana imaji-ku berkelana liar seiring prolog sang sutradara dan dialog sang pemain serta suara latar yang mengiringi.
 Suasana yang masih saya rindukan di umur 26 ini. Ah...

Baiklah, sebetulnya aku ingin membicarakan Novel Pelangi di Atas Gelagahwangi karya S. Tidjab yang ku pinjam di perpustakaan.
Novel ini di angkat dari Naskah Sandiwara RAdio beliau yang di siarkan di 100 radio di seluruh Indonesia pada 2007 dan diterbitkan dalam novel di 2008.

Setelah membaca novel ini saya benar-benar setuju dengan pendapat Ferry Fadli dalam buku ini bahwa "S. Tidjab berhasil memadukan tokoh fiksi dan sejarah dengan sangat sempurna". Saya sampai hanyut terbawa dalam perpaduan ini. Sungguh mengesankan.

Di mulai dari kisah ketaatan manusia pada tuhannya yang saat itu kepercayaan yang tumbuh adalah Hindu Syiwa serta kejayaan kerajaan MAjapahit lalu keruntuhannya serta penyebaran Islam yang dibumbui kisah percintaan dan pergulatan manusia dalam memperoleh hidayahNYA menjadikan novel ini patut dibaca siapa saja di semua kalangan umur.

Kalau orang saat ini meributkan film Tanda Tanya karya HAnung Bramantyo karena dianggap Pluralis, kenapa mereka tidak belajar dulu dari novel ini dan perilaku para Sunan yang diceritakan didalamnya. dan mungkin Hanung sendiri juga perlu membaca novel ini jika memang belum baca.

Bukannya membenarkan film Hanung karena saya sendiri juga belum menonton filmnya, hanya saja sejauh yang saya ikuti perkembangannya di internet dan koran yang dipermasalahkan adalah tagline film yang kurang lebih berbunyi "masih perlukah kita berbeda?" dan penggunaan seragam salah saru kelompok.
Yah kalau seandainya memang ada unsur di film itu yang tidak sesuai aturan mari dibicarakan dengan baik-baik dan bijaksana.

Di halaman awal Novel saya tersentuh kalimat dari penulis yang berbunyi " untuk saudara-saudaraku kaum muslim yang ingin memahami lebih dalam makna ungkapan bismillahirrahmanirrahiim". Entah apa maksud sebenarnya si Penulis, tetapi yang saya tangkap bahwa segala hal yang kita niatkan dengan bismillah janganlah pernah berputus asa akan nikmat-NYA karena rahman dan rahimmNYA akan selalu terlimpah pada hambanya yang taat. Ketika kita berniat dengan bismillah maka selalu gunakan cinta dan kasih sayang dalam meraihnya sebagaimana rahman dan rahimNYA tercurah untuk kita semua.

So, gak banyak nulis lagi. Saya hanya mau bilang novel ini benar-benar mengajarkan pada saya pribadi akan pentingnya sebuah keterbukaan pikiran dan wawasan yang berdasar ilmu dan pemahaman bukan nafsu.




manusia hidup tanpa kepemilikan dan kebiasaan. Pada dasarnya manusia tidak mempunyai apa-apa dan tidak bisa apa-apa. semua benda atau wujud duniawi yang di aku sebagai miliknya adalah barang titipan. pada hakikatnya, manusia tidak mempunyai apa-apa selain kekosongan" (Resi Wiyasa dalam Pelangi di Atas Gelagahwangi)