Tampilkan postingan dengan label Mikael Punya Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mikael Punya Cerita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Juni 2012

Bersedihkan Si Adek Mikael???

Assalamu 'alaikum
Setelah sekian lama, akhirnya mampu menulis kembali. Bertahan sampai kapan? Entahlah.

Waktunya curhat.

Hari ini adalah hari ke-39 meninggalnya mbah Tiwar depan rumah yang begitu baik pada kami terutama ke anak kami; Mikael.

Sejak hari meninggalnya, kami sudah memberikan penjelasan kepada anak kami bahwa Si mbah sudah meninggal. Meninggal itu tidak bernafas, tidak bisa bergerak, jalan dan makan lagi. Seperti orang tidur tapi tidak bisa bangun lagi. dan kalau meninggal harus dimakamkan.

"Apa itu" tanyanya dengan wajah polos.
"dimakamkan itu dibobokkan dalam tanah", jawabku.
"jangan! kasihan. nanti kalau ada cacing sama semut. suruh bobok di kamar saja",  katanya sambil memainkan mobil mainannya.
Dan saya hanya bisa diam.

Setelah hari itu, tidak sekalipun dia menanyakan. Dia terkadang hanya berkata sendiri kalau si Mbah sedang belanja dan akan tiba sebentar lagi.
lagi-lagi saya hanya diam.

Tingkah lainnya, dia sering berlari dari rumah menuju rumah Mbah dan langsung melongok ke kamarnya. Tanpa kata. Hanya melongok saja. Hingga hari ke-7 Dia masih sering melakukannya dan setelah itu seperti kelihatan normal saja tanpa ada tanda-tanda mencari atau teringat dengan sosoknya.

Tiga hari kemaren, saya duduk di teras rumah sambil menjaga warung Mbah Tiwar yang sekarang diteruskan oleh suaminya, Mbah Slamet. Mbah Slamet sedang ada perlu mendadak. beliau mengeluarkan sepeda pancalnya dan bersegera mengayuhnya. Tiba-tiba Si Mikael nyeletuk, "cepetan mbah pergi jemput mbah Tiwarnya". Endingnya Mbah Slamet langsung menghentikan kayuhanya dan terduduk di sisi Mikael sambil menangis tersedu. Dan Saya hanya sibuk memeluk anak saya karena tidak tahu apa yang harus saya lakukan.

Besuknya, Saya dan Mikael pergi ke sebuah perumahan yang lokasinya agak tinggi dari daerah kami. Pemandangannya bagus, jalannya luas dengan taman yang asri. Saban minggu pagi menjadi langganan warga untuk sekedar jalan-jalan atau berolahraga di situ. Hari itu saya mengajaknya kesana untuk bermain bola setelah dua bulan absen tidak datang ke tempat itu. Senang melihat dia bebas berlari dan menendang bola. Tak berapa lama dia nyeletuk, "Bunda Mbahnya jangan bobok di situ. jangan di kubur-kubur", sambil menunjuk ke arah barat yang memang adalah makam.

Saya kaget sekali. Darimana dia tahu bahwa itu adalah makam. darimana dia tahu kalau Mbah dimakamkan di sana. Saya yang masih syok langsung membawanya pulang. Perlu diketahui saya tahu bahwa di sana terdapat makam tapi tidak tahu bahwa di sanalah Mbah dimakamkan.

Sesampainya di rumah saya ceritakan ke mbah Slamet. dan ternyata lokasinya benar. Lagi-lagi mbah Slamet menangis dan lagi-lagi saya hanya bisa diam.

Besuknya lagi, kami bermain di rumah. Belajar membuat bentuk dari bahan semacam adonan kue (gak tahu apa istilahnya). setelah membuat bentuk wajah papa, saya dan beberapa temannya dia mulai membuat wajah Mbahnya. Katanya si Mbah sedang bobok jadi matanya ditutup. Saya diam lagi.

 "nanti suruh mbah bobok di kamar aja ya bunda". Saya peluk dia sepenuh ahti saya.




Senin, 10 Oktober 2011

Episode Papa Prajab dan Adek Ael

Horeee Sabtu sore-Minggu sore kemaren Papa pulang...
Baiknya, Si Adek Ael senang bukan kepalang.

Bun Papa Bun. Papa Ael datang.
Saking girangnya hingga dia lupa kalau sedang ada makanan di mulutnya. Muncrat semua deh. Tugas emaknyalah bersihkan semua itu.

"Papa ayo nonton elemajika Pa! Ayo duduk sini!", sambil menarik ujung lengan baju Papa.

"Salim dulu donk dik! Cium Papa!", ujar Papa yang ditanggapi dengan senyum-senyum malu lalu berlalu pergi.

Tetapi  ...

Minggu malam keadaan itu berubah. Dia kembali sensitif dan mudah marah jika ada yang salah sedikit saja. Pun, ketika saya tidak bisa memahami apa yang diinginkannya atau tidak mengerti maksud ucapannya akan membuat dia 'marah besar'.
Menangis sekencang-kencangnya yang tidak pernah saya dengar sebelumnya.
Memukul dan mencubit saya padahal sebelumnya tidak seperti itu.

Ya rabb, berilah kesabaran dan pengertian pada anakku
Kabarkanlah padanya bahwa ini hanya sementara


Sisi Lain :

Senang dan bahagianya saya karena tangisan itu tidak berlangsung lama. Alhamdulillah tipe si Adek Ael tuh kalau sedang marah cepat pulihnya. Dialihkan perhatiannya dengan sesuatu yang menakjubkan atau sesuatu yang baru dan unik, atau sesuatu yang biasa dia kagumi.

Senangnya lagi jika dia mau lagi diajak bicara dan menyanyi bersama.
Senangnya lagi jika mendengar dia mengucapkan kata perkata dengan khas dan lucu
Ah Si Adek.... bunda doakan adek jadi anak soleh, pintar, cerdas dan bijak
Semoga dengan segala peristiwa yang kau alami dapat mendewasakanmu kelak kalau sudah besar...

I LVE YOU ANAKKU
Bunda Sayang Adek....



Jumat, 07 Oktober 2011

Si Adek Ael

Dua hari ditinggal Papa, otomatis saya jadi single parent. Dan ini masih akan berlanjut 18 hari ke depan. Sementara ini, Si adek Mikael  baik-baik saja. Tidak rewel berarti, tidak nangis berarti, dan tidak minta sesuatu yang berarti pula. Semuanya cukup biasa-biasa saja dan normal. Apakah besuk dan seterusnya begini? Semoga saja Allah menentukan demikian. Dan semoga para nenek/kakek dan akong/utinya tidak khawatir lagi, sehingga tidak nelpon-nelpon lagi hanya untuk menanyakan "si adek nanyakan papanay gak???" Atau "rewel gak?" Atau "bisa kan urus sendiri?"...
Wuaduh terima kasih sekali atas perhatian kaum sepuh semua.

Berbicara tentang perkembangan anak mikael, Alhamdulillah dengan sakit yang silih berganti hinggap di tubuhnya tak membuat dia masuk kategori anak kurang gizi atau lambat perkembangannya. Semuanya masih normal dan tidak kalah cerdas dengan anak-anak di sekolah/nya (baca: Penitipan Anak baby school Assakinah).

Sejauh ini, menjelang 2 tahun hingga sekarang 2 tahun 4 bulan ini sangat menggembirakan perkembangannya. Berat badan dan Tingginay juga seimbang menurut WHO yakni 13, 5 Kg/90 cm. Jadi kira-kira kalau dewasa akan mempunyai tinggi badan 180an dengan rumus ini.

Selain itu, nafsu makan sehat juga stabil bahkan cenderung meningkat. Mau diarahkan untuk tidak jajan sembarangan kecuali yang sudah dijatah oleh saya. *kadang-kadang nangis kejer juga seh minta sesuatu, he he


Si adek mulai bisa memainkan peran, bercerita dan menyanyikan lagu dengan lebih sempurna.


"Bund adek bayinya (sambil pegang boneka) minta suip nasi sama kuah"
"Ok! ayo dek bayi! Ayo sekarang Ael"
" Adek bayi aja bund, Aelnya enggak. kan masih kenyang" jawaban yang cerdas

Contoh lain:

+ Adek tadi di sekolah belajar apa???
-  Sama bu guru blajar
+ Iya belajar apa??
-  As sakinahku
+  Iya sekolahnya di As sakinah, trus belajar apa??

-  gambar, gambar... kok gak tau seh bunda 
+   oooo 

Contoh Lain:

S : Wah kuenya habis, BEkal lain juga habis. tadi makannya pasti sama teman-teman
A: Makan yooo, sama teman-teman yooo bunda
S: Rere dikasih?
A: Nggak
S : Icha dikasih?
A: enggak
S: Nisa dikasih?
A : enggak enggak
S : o Bunda tahu pasti makannya sama Ali

A : (geleng )
S : trus sama siapa???
A: sama tema-teman bunda....
S : (tepok jidat sendiri)

Contoh lain:

bund adek bayinya gendong
Ok sini dek bayi bunda gendong
e dianya  ngelonyor gak tahu kemana


Kamis, 18 Agustus 2011

Hari Merdeka

Setelah begitu tergila-gilanya Mikael dengan lagu Garuda Pancasila versi B Channel TV yang kita nikmati melalui saluran TV Lokal NDTV, sudah seminggu ini dia punya idola baru.
Apalagi kalau bukan lagu Hari Merdeka yang akhir-akhir ini lebih sering tayang daripada Garuda Pancasila.

Aduh Lucunya kalau dia sedang berjoget, berjingkrak-jingkrak mengikuti irama lagunya.

"Bund ayo! Gini lho..."
Dan sayapun ikut berjoget bersamanya. Lumayan olahraga biar langsing. ups ketauan kalau ndut.

Walau dia hanya bisa menirukan suku kata terakhir dari tiap kalimat, itu sudah cukup membuat saya bangga akan pencapaiannya. Apalagi setelah 3 hari kemudian saya memergoki dia sedang mencoba menyanyikan satu lagu penuh dengan benar urutan syairnya walau ada yang kurang jelas pengucapannya.

Teringat juga ketika dulu lagi booming lagu "Muhammadku" yang dinyanyikan oleh Haddad Alwi dan Anti. Senangnya lagu itu bisa dengan mudah saya unduh dari Youtube, tapi kalau dua lagu di atas yang versi B channel gak nemu di Youtube. Pas nemu di Facebooknya B Channel ternyata file terkunci, gak bisa di copy. Hadeeehhhh. Pelit amat seehhhhhh...




Kamis, 28 Juli 2011

Garuda Pancasila

Posting singkat.
Teringat kejadian semalam.

Berhari-hari sebelumnya si Dede suka menyanyikan "endosa... endosa..." (baca: indonesia) dan Garuda di dadaku. Semalem dia berulah setelah bergoyang dan berjingkrak-jingkrak melihat iklan tv yang menyanyikan lagu garuda pancasila.

Iklan ya iklan. Enggak bisa kita pesan tayangnya semau kita.

Setelah meraung - raung menangisi iklan anak menyanyikan garuda pancasila yang enggak muncul-muncul lagi, akhirnya si Dede minta "bobo kamar".
Bunda di request lagu ninaboboknya pakai Garuda Pancasila.
Jadilah semaleman menyanyikan lagu itu plus bonus lagu perjuangan dan nasional lain yang bunda hafal.
Dan akhirnya dia pulas setelah 1 setengah jam.

hah! Adakah para wakil rakyat yang masih punya jiwa patriotis?

Patriotisme menjelang tidur.
Kebanggaan akan Indonesia  dari keluguan seorang bocah yang sudah 1 minggu ini mengenal bendera Indonesia, Sang Saka Merah Putih yang berkibar di sepanjang jalan sebagai rangkaian acara 17an.
tiap hari dia puji "bunda bagus ya"
Entah apa yang dipahaminya????

Sabtu, 16 Juli 2011

Yeee Akhirnya ke Kota Batu Juga

Ho ho ho...
Masih terasa betapa pegelnya kaki saya akibat perjalanan saya dengan Papa dan Si dede kemaren.
Masih terasa juga betapa bahagianya saya melihat keriangan Si dede dan Papa saat berlomba-lomba menerka hewan apa atau benda apa yang akan kami lihat berikutnya.

Yeeeeeeaaahhh
Keriangan itu indah dan menentramkan.
Tidak peduli rupiah yang ikut keluar bersamanya.
Yang pasti efek Katarsis itu benar-benar melegakan.


Dalam ketegangan yang masih terbaca setelah Ujian Tesis di Kampus 1 UMM
Saya : Saya rasa Papa butuh istirahat
Papa : Ya. Pastinya! Setelah setengah jam yang begitu menegangkan.
Saya : Tapi kenapa ujian tesis Papa hanay setengah jam?
Papa : Mereka bilang percaya pada trackrecord Papa selama kuliah, hanya kasih saran dan suruh menambah sedikit data.

Di siang yang begitu menyengat di kota Malang
Papa : Baiknya Papa Jum'atan di kampus atau di Batu saja?
Saya : Batu?
Papa : Ya, untuk menyingkat waktu.
Saya : Maksudnya?
Papa : Papa traktir Bun sama Dede ke MUSEUM SATWA sekaligus mo rehat. kata Ibund kan Papa suruh istirahat.
Saya : thanks a lot Beb (Kalau nggak sedang di jalan sudah saya cium itu pipinya, he... ). Akan lebih baik jika Jum'atan di mesjid yang dijadwalkan agar tidak mengecewakan yang mengundang. Setelah beres barulah jemput saya dan Dede di sekolah. And we goooo

Di tengah dinginnya kota Batu
Saya : Kenapa belok dan berhenti di sini?(Sudah manyun karena su'udzon acara berubah)
Papa : tidakkah Ibund ingat kita belum makan siang?? (Senyum dan mengerlingkan mata ke arah sebuah warung)

Saya mencoba mengamati. Warung itu besar. Penuh dengan hidangan yang terlihat menggugah selera dari kejauhan. Walau banyak pengunjung tapi tetap terlihat sepi mengingat masih banyaknya meja yang kosong. Dalam hati membatin 'kenapa memilih tempat sepi seperti ini?'.

Papa : Kata teman kantor Warung Sidik ini wuenak tenan. Semua menunya mantap di lidah. Mampir aja biar gak mati penasaran.
Saya : Mesti begitu 'biar gak mati penasaran'

Sesaat setelah pesanan tersaji

Papa : Sop Buntutnya Bund... wuuuahhh muaantab beneran. Duaaging tok. Kuahnya mak nyusss.
Saya : Oh ya??? (langsung sibuk nyicip dan ternyata saya klepek-klepek. eeeenak'e rekkk)
Papa : Nasi Campur lauk Daging Goreng Ibund pasti mak nyus juga ya???
Saya : Sambel goreng kentangnya pas pedesnya, oseng asem manis, mie-nya pas mricanya dan dagingnya garing diluar, empuk di dalam. Minyaknya juga minim. Mirip Empal Gepuk si Mamah.
Papa : Kali ini kita bener-bener beruntung. Alhamdulillah dapet ganti kecewa kita di festival itu.
Saya : Jadi mikir Pa. kayaknya gak cukup seratus nih makan saja.
Papa : I think so
Ternyata kita hanya membayar 60 ribu sekian untuk seporsi Sop Buntut, Seporsi Nasi Campur Daging, Jus Melon, jeruk Anget, Sari Apel Kusuma botol 600ml dan krupuk. Benar-benar ada harga ada kualitas. Gak rugi coy...!

Acara Utama
Begitu datang dan melihat tanda bahwa anak dengan Tinggi Badan 85 cm sudah harus membayar penuh membuatku jengkel. Apalagi setelah diukur di sana si Dede sudah 90 cm. hanay karena 5 senti sodara-sodara, kami harus merogoh kocek 50 lagi. total 150 bertiga. hiks hiks hiks ... mau nangis. Gak rela ditinggalin ama duit.

Batu Secret Zoo / BSZ
Sempat bingung mana pintu masuknya dan sempat jengkel dengan petugas tiket yang senyam senyum melihat kita salah jalan dan kebingungan, akhirnya kita mendapati petugas yang baik hati dan tidak segan menuntun kita ke jalan yang benar. loh?

Begitu masuk langsung disuguhi pemandangan asri dan sejuk di mata. Begitu bersih, rapi dan tertata. Hewan -hewannya terlihat tidak begitu bersedih berada di lingkungan baru mereka. Tidak seperti hewan-hewan yang ada di KBS, hewannya bawaannya murung dan menyedihkan. di pelupuk matanya kayak ada airmatanya semua. Beneran deh gak bohong. Efek perseteruan kelompok yang ingin berkuasa kali ya???? Coba anda bandingkan hewan di sini dan di sana.

BSZ buka dari jam 10 pagi sampai 6 sore. Kami masuk sekitar pukul 2-an yang ternyata hingga petugas mengumumkan waktu tutup tinggal setengah jam lagi kami masih menyisakan sepertiga rute lagi.
Sangat terlihat bahwa kami kurang persiapan dan info.
Tapi tidak apa-apalah, tidak mungkin petugas akan mengusir kami, paling juga kekunci di dalam. Kalau sudah begitu tinggal teriak minta tolong dibukakan pada petugas jaga, he he he (sudah ngayal yg enggak-enggak karena kaki sudah pueegel, waktu mau habis, si Dede masih antusias di Kid zone).

Lepas dari itu semua, berkunjung ke BSZ ini memang gak akan rugi. Anda cukup bayar 50 ribu yang dapat digunakan sepegelnya, dapat melihat ribuan binatang yang tertapa asri dan bersih sehingga tidak ada bau kotoran, rute/alur yang tertata dan terpasang jelas, hawa yang sejuk, arena permainan di dalam yang gratis/sudah include di tiket, tempat ibadah/mushola yang tersebar hampir di setiap zona, juga toilet gratis yang bersih dan terawat.
Pokoknya puuuuwwwassssssss.
Papa sama Dek lagi di Aquarium zone

naik patung hewan dari anyaman kawat(?) di tengah area BSZ yg bersih banget

Ada tokoh barney dkk di area dekat permainan anak


MUSEUM SATWA

Jam sih sudah menunjukkan pukul setengah enam, tapi kita tetap bergegas menuju museum setelah dengan buru-buru menikmati gratisan terakhir di Batu Secret Zoo berupa pelayaran menjelajah Bahtera Nuh/ Kapal Nabi Nuh. Setelah oleh petugas di kelilingkan di sekitar laut buatan akhirnya kita masuk ke bahtera Nuh yang didalamnya terdapat banyak diorama kota-kota yang selamat di dalam bahtera Nuh. Menakjubkan.

Akhirnya kita masuk juga ke museum. Tiketnya sudah include yang 50 ribu lo! Bangunannya megah. Isinya adalah bermacam-macam fosil binatang purba, replika hewan yang terancam punah dan sudah punah, serta ruang belajar yang terdapat monitor sentuh untuk mempermudah pengoperasian.

Nah time to go home....
Tidak terasa sudah gelap dan bintang berkelipan.
Kita kembali mengendarai motor ke kota Malang.
Beranjak meninggalkan museum yang dijadikan lokasi syuting video klip The Virgin.
Bersegera sampai rumah dan beristirahat.
bye ... see youuuu

Di dinginnya kota Malang, di rumah kami
Dede : Bund aem
Saya : upst! Maaf ya bunda lupa. OK bos, akan segera terhidang. berburu bahan di kulkas, bergegas ke dapur dan masak sebentar

Katarsis itu intinya pelepasan diri dari sebuah ketegangan untuk memulihkan kondisi psikis.

Senin, 11 Juli 2011

Festival Jajanan Bango

Acaranya sih sudah selesai, tapi ada yang masih menyesak karena saya adalah yang kurang beruntung.

Dihelatnya Sabtu kemaren di UM depan Matos. Lokasinya persis di samping gedung baru UM yang megah (namanya lupa dan gak tahu itu gedung apa). Baru tahu saya di UM ada gedung modernnya. Soalnya dulu waktu kesana tahun 2004-an tempatnya cukup membosankan. (biasa nuansa PTN, penuh dengan gedung kotak yang buram-buram catnya. maaf ya sedikit menghina nih). Kemaren bener2 dapet nuansa baru yang wah... Mungkin sama kayak UB dan UIN yang sudah dapat suntikan dana/hibah untuk modernisasi kali ya??
***
Akhir Juni 2011
Papa: kalender tgl 9 Juli dilingkari ada apa ya???
Aku : (antusiasme yang tinggi dengan wajah penuh kebahagiaan) jadwal wisata kuliner bulan depan pa
Papa : kemana?
Aku : (kebetulan ada iklan di TV) nih dia acaranya. gak usah dijelasin cukup tonton aja iklannya
Papa : wokeh. siap. 15 hari lagi

3 Juli 2011
Waktu kami berlibur ke Balekambang dan Sendang biru.
Saya : Ntar tanggal 9 ke sini lagi ya. kuliner di festival jajanan bango bareng-bareng
Adik saya : asik tuh
Ipar saya : emang asik ya kesana. selama di Surabaya belum skalipun saya datang ke acara itu
Saya : makanya ayo nyoba. si pembawa acaranya kalau tiap Sabtu tayang tu kayaknya cukup meyakinkan
Adik+Ipar saya : bolehlah nanti diusahakan (dengan wajah penuh keraguan)

Jum'at, 8 Juli 2011
Papa : (... dateng dengan muka bahagia + peluk cium saya) alhamdulillah akhirnya cair juga honor kemaren
Saya : itu berarti tidak ada alasan untuk tidak datang besuk
Papa : betul betul betul

Sabtu, 9 juli 2011
Pukul 11.35 wib
Papa : ayo nge-mie
Saya : bukannya mau kuliner?
Papa : ya ini kan hari kuliner, intinya hari untuk makan. ayo makan di mana saja, kapan saja. lagi dan lagi. he he
Saya : Bolehlah

Pukul 14.00 wib
Jemput Si adek di penitipan anak.
Papa : kok kita gak nengok di internet dulu ya, biar mantab perginya
Saya : aku sudah baca-baca katanya seru. yang pasti harus beli bango atau bawa bango kosong kesana. cuma hampir di semua blog gak ada yg kasih info jeleknya. smua pada muji-muji. gimana masih pengen kesana???
Papa : Berangkat aja, biar gak mati penasaran
Saya : tapi apa gak sebaiknya kita kuliner yang pasti-pasti aja, tanpa syarat. kalau kata di blog itu bisa 2 jam antrinya. mending kita antri di Iga BAkar Ijen saja. sudah di kenal dan pasti. kalau di festival kita kan belum tahu mereka

pukul 15.00 wib
Sampai di arena festival. Cukup malas karena jarak parkir motor dengan area acara lumayan jauh. Ditambah lagi cuaca yang begitu puanas dan kering.
Datang-datang disambut "Raksasa Bango". Si adek langsung meluncur dan memeluk tuh botol raksasa.
Semakin malas ketika area begitu padat pengunjung, maklum saya kurang suka kepadatan dan keramaian.
Si adek mulai rewel ketika semakin banyak saja orang yang kita temui pada bawa balon, akhirnya jajanan yang pertama kami beli adalah es krim Walls untuk Si adek ganteng Mikael.
Lalu mengelilingi seluruh area festival, lalu duduk tepat di dekat pagar gedung depan stan Bakso Presiden.
Rupanya tempat ini jadi surga terindah bagi Mikael.
Mikael : Bund pasiil
Saya : o iya sama kaya di sekolah ya
Mikael : mulai memainkan ujung sandalnya ke pasir. hiii geliii
Saya : Oke segitu saja gak usah diteruskan ya. mainnya disekolah saja besuk. sekarang waktunya makan.
Mikael : sibuk melepas jaket dan sandalnya
Saya : ee mau apa???
Mikael : bund bagus. banyak pasilnya. (sudah sibuk dengan tangannya)
Saya dan papa : adek... (dengan agak keras dan sedikit geram)
Akhirnya kami berdua hanya duduk menunggu si mikael yang sibuk main pasir, serta hanya bisa melihat goyangan mulut manusia-manusia yang sedang kuliner di sekitar kami.

Pukul 16.30 wib
Saya bersama Mikael ke stand permainan tempo dulu. Ada dakon, wayang, bekel, halma dan kelereng.
Mikael sibuk mencoba satu per satu. Hingga akhirnya permintaan makan itu keluar dari mulut mungilnya. " bund ayo makan". alhamdulillah lega rasanya.

menjelang magrib
Antri kupon. dan pastinya momen mengoleksi si item manis.

Finally
Kita beli 2 kupon yang di tukar dengan Bubur Ayam  Abah odil dan Bakso Kota Cak Man.
Dan beli 2 kupon lagi yang di tukar dengan Rawon Setan.
Yum Yum Yum ....

Perjalanan Pulang
saya : Bagaimana perasaan papa setelah berwisata kuliner
PApa : yah kalau tahun depan ada lagi tu gak perlu buru-buru datang. memang bener kata Bund kalau harusnya kita kuliner ke tempat yang pasti-pasti saja. walau sama-sama dua jamnya ngantri, tapi sudah tahu kualitasnya.

Dan kita tertawa bersama hingga pengendara motor lain menoleh ke arah kami berdua. kebetulan lagi lampu merah

NB: selesai makan, mangkoknya langsung dibungkus koran dimasukin ke tas. lumayan ada 3 sebagai pengobat kecewa. gak peduli dengan tatapan sekitar.. pengen nambah piringnya, cuma udah keduluan cleaning service

Kamis, 09 Juni 2011

Nikmat 6 Juni 2011

Just want to say happy birthday to my son Mikael Amal Kareem yang kedua tahun.
Si "lebah" sudah gede. sayang fotonya jelek. diambil pake Valen
belum mandi. Ceritanya lagi olahraga pagi ke taman kampus UMM 3


6 Juni 2009 ke 6 Juni 2011

Semoga tumbuh sehat dan selalu dalam lindungan kasih sayang Nya.
Semoga sehat jasmani dan rohaninya
Cerdas fikir dan dzikirnya
menjadi generasi yang bertakwa, bijak ilmunya dan arif amalnya
berprestasi dunia dan akherat
amin


NB:
Rasanya baru kemaren aku melahirkanmu
Rasanya tendangan dan dorongan itu masih mendera rahimku
Rasanya kau masih menangis untuk menyampaikan apa saja
Rasanya tangan dan kaki mungilnya belum begitu lincah
Ternyata
kamu sudah 2 tahun
Kamu telah menendang dan mendorong perut luarku bukan perut dalamku (rahim)
kamu telah berkomunikasi dengan berbicara banyak hal
tangan dan kakimu begitu lincah beraktifitas

Ya Rabbi kenikmatan apalagi yang akan kau anugerahkan kepada Kami?
Sungguh kami tak dapat menghitungnya
Sungguh kami tak dapat membalas kecuali dengan syukur dan sujud kami kepadaMU
Cintailah kami selalu
Bimbinglah kami di jalan yang Engkau Ridhoi

Selasa, 10 Mei 2011

Bentol di Kulit, Alergi Dinginkah ??

Salam,
Selamat Pagi semua.

PAgi ini saya baru saja mengantar Si Dede ke Puskesmas untuk berobat.

Sebenarnya lebih tepatnya ya cuma pengen dapat kepastian saja sih soalnya aku sudah menduga bahwa dia alergi dingin. Ceritanya begini lo, Si dede itu sudah 2 minggu ini suka bentol-bentol kulitnya di pagi setelah bangun tidur dan di sekitar jam mandi pagi/sore. Bentuknya yang seperti goresan pada awalnya, lalu semakin kemerahan dan akhirnya bentol. Belum lagi kalau dia garuk seenaknya jadilah bentol kemerahan dan lecet-lecet. Tapi anehnya, bentol itu tidak bertahan lama. mungkin sejaman berikutnya sudah kempes dan normal lagi.

Itulah sebenarnya yang membuat susah konsul ke dokter karena tiap kali nyampe di tempat dokter selalu sudah normal lagi.

Kebetulan tadi pagi lumayan banyak bentolnya. Segera saja ku bawa ke puskesmas karena itu adalah tempat pertolongan medis paling dekat, juga karena ingin memanfaatkan Askes sih. Celakanya sampai di sana sudah kempes juga. Karena terlanjur antri dan ketemu dokternya ya sudahlah.
 Seperti sebelumnya, dokter inipun hanya bingung dan tidak jadi memeriksa karena "bentolnya gak ada bu, jadi kita gak bisa kasih info apa-apa juga" dan setelah itu meresapkan sesuatu yang ternyata hanya 'bedak gatal', loh????? kok gitu sih






Kamis, 28 April 2011

22 Bulan 3 Minggu dan 1 Hari

15 Desember 2010
Tepat di tanggal di atas saya pernah menulis tentang perkembangan kosa kata Si Dede alias De Ael alias Mikael, jagoan saya.
Di hari itu saya bisa mencatat 50 kosa kata dan beberapa kalimat perintah yang dia kuasai.
Senang rasanya mengetahui bahwa anak saya tumbuh sehat dan cerdas.
Bahagia dapat merasakan betapa gigihnya dia dalam memahami banyak hal.


Lonjakan Perkembangan Terbaru
Kenapa menggunakan kata "lonjakan"? Ya enak saja. Tidak ada maksud untuk menunjukan sebuah prestasi spektakuler atau sebuah prestasi yang melampaui seharusnya atau standarnya. Kata itu hanya ingin melambungkan diri saya saja bahwa anak saya semakin hebat seiring pertambahan usianya.
Kini De Ael sudah 22 bulan 3 minggu 1 hari.


Mikael
19 Bulan
*      Dapat menggunakan sendok dan garpu
*      Berlari 
*      Melempar bola dengan ayunan kecil
*      Menikmati membantu orang-orang disekitar (misalnya menyapu, mengambil barang)
*      Mengerti hampir 200 kata
*      Dapat mengenali bila melakukan kesalahan (misalnya memanggil kucing sebagai ayam)
*      Dapat mencuci tangan dan mengeringkannya dengan bantuan orang lain.
*      Dapat menunjuk gambar atau benda tersebut ketika disebutkan namanya.
*      Dapat mengenali ketika ingin buang air kecil.

  •   menggunakan sendok garpu sudah bisa walau masih agak kaku(gambarnya kok garpu sama pisau ya??)
  • sudah berlari kencang
  • melempar bola sudah dengan lumayan kuat
  • Suka menyapu, memotong sayuran, mengulek bumbu sebisanya, senang jika diminta mengambilkan barang
  • sudah lebih dari 200 kata, (listnya menyusul)
  • gemar mencuci tangan dan kaki walau tidak kotor dan setelah itu menyekanya dengan handuk
  • mengetahui dan menyebutkan nama benda yang saya tunjuk
  • Gelisah kalau mau pipis, biasanya dengan lucunya mengajak saya ke kamar mandi
20 Bulan
*      Memberi makan boneka
*      Dapat mencopot bajunya sendiri
*      Dapat membuang benda dengan mencontoh orang lain (misalnya membuat sampah).
*      Belajar kata-kata baru 10 atau lebih dalam 1 hari.
*      Dapat menaiki tangga (namun mungkin tidak dapat turun)
*      Mungkin mulai mengeksplorasi alat kelaminnya.
*      Menggambar garis lurus.
*      Dapat menyebutkan beberapa anggota badannya.

  • bermain imajinasi. misalkan pura memeriksa boneka laiknya saya memeriksa kepalanya ketika dia sedang sakit dan senang membagi makanannnya pada boneka/mainan hewan-hewanan dia untuk disuapi
  • bisa mencopot jaket dengan resletingnya tapi baju berkancing belum bisa. tetapi kalau kancingnya sudah dilepaskan dia bisa meneruskannya.
  • rajin membuang sampah pada tempatnya sampai-sampai bahan kerjaan bapaknya juga di buang, he he
  • naik turun tangga yang tidak terlalu lebar/tinggi anak tangganya serta ada pegangan sampingnya sendirian
  • kalau sedang tidak pakai diaper suka memegang dan meremas titit/kelaminnya
  • menggambar garis lurus agak bengkok malah biasanya cenderung seperti benang ruwet, ha ha ha lucu sekali
  • dapat menyebut semua anggota badan yang nampak di luar seperti mata, hidung, pipi, telinga, mulut, rambut, kepala, alis, kumis, janggut, dll
21 Bulan
*      Dapat menaiki tangga
*      Dapat membuat tujuan yang mudah misalnya memutuskan untuk menaruh mainan ditempat tertentu
*      Melempar bola dengan ayunan tinggi/kuat
*      Menendang bola
*      Menyusun 6 balok
*      Menyebutkan nama gambar tertentu pada buku
*      Dapat menuruni tangga

  • menaiki dan menuruni sudah semakin mahir krn sudah dikuasai bulan sebelumnya
  • meletakkan mainan yg telah selesai dipakai ditempat semula dan kadang-kadang bahkan ketemu di lemari es. maka jangan kaget kalau membuka lemari es ada bola, ikan karet dsb.
  • menendang bola dengan kuat tapi masih agak males kalau melempar dan menangkap
  • 100 gambar yang ada permainan "tebak gambar" sudah hafal. selain menunjuk dia juga menyebutkan namanya
22 Bulan
*      Menendang bola
*      Dapat mengikuti 2 instruksi yang diberikan padanya (misalnya ambil bolanya dan berikan ke ibu)
*      Dapat menyusun puzzle sederhana
*      Menggambar garis lurus
*      Menyebutkan beberapa anggota tubuhnya.
*      Dapat memakai baju yang longgar
*      Mungkin siap untuk tidur ditempat yang lebih besar
*      Memahami konsep kebalikan. Misalnya tinggi vs pendek

selain tendangan makin kenceng saja, dia makin lihai mengikuti perintah dari saya atau papa yang kadang bertubi-tubi nyuruhnya.
tapi punya dia polosan sih   

kurang suka jika disodori puzzle tapi gemar menyusun dan menempelkan karpet bongkar pasang.
23 Bulan
•    Dapat menyebutkan gambar dalam sebuah buku
•    Dapat menggunakan 50-70 kata-kata.

•    Dapat membuka pintu
•    Dapat menyanyikan lagu/melodi sederhana
•    Mulai tertarik untuk bermain dengan anak lain.

•    Membicarakan diri sendiri (seperti apa yang disukai, tidak disukai)
•    Sering bertanya ’kenapa?’
Alhamdulillah kemampuan di samping banyak yang dikuasainya di usia 22 bulan 3 minggu ini sebagaimana sudah disebut di atas.
Jika di sini menyebut gambar di sebuah buku dia sudah mulai mengenal tokoh di tv/ tayangan yang kami pilihkan misalkan dari jimjam atau babyfirst.
Membuka pintu dan tahu bahayanya ke kaki jika tidak hati-hati (soalnya pernah jempolnya sobek)
Suka bernyanyi sendiri dan menirukan setiap nyanyian yg di dengar.
mempunyai pilihan iya dan tidak, suka atau tidak suka walaupun masih terbatas, selebihnya masih diungkapkan dengan tangis.
Nah untuk pertanyaan 'kenapa?' belum muncul sampai saat ini mungkin seminggu lagi kali ya kan 23 bulannya seminggu lagi, he he
24 Bulan
•    Dapat menyebutkan sedikitnya 6 anggota tubuhnya
•    Setengah dari perkataannya mulai dapat dipahami.
•    Dapat mengucapkan kalimat dari 2-3 kata

•    Berbicara tentang dirinya sendiri
•    Mengatur benda-benda berdasarkan kategorinya
•    Dapat berjalan menuruni tangga

•    Mulai mengerti konsep abstrak seperti ’nanti’ atau ’sebentar lagi’.
•    Mulai menyadari adanya perbedaan jender laki-laki dengan perempuan.
•    Belajar melompat.
Alhamdulillah dan bersyukur sekali lagi karena acuan di samping juga sudah banyak yang dikuasai. penjelasannya ada di atas.
Tinggal memberi arahan untuk mencapai yang belum dikuasai semisal mengatur benda berdasar kategori, betul-betul paham konsep nanti atau sebentar lagi karena skrg masih suka nangis gak sabar menunggu, menyadari jender. dan berbicara tentang dirinya.

Kalau yang sedikit bisa itu melompat karena di sekolahnya ada lagu yang gerakannya melompat, mengucapkan kata-kata 2-3  bahkan lebih yang seringnya jelas juga


Nah itu dia acuan perkembangan anak secara umum dan perkembangan mikael secara khusus.
Setelah mencoba mempelajari mungkin acuan itu belum diperbaharui sejak jaman jadul dulu soale banyak kriteria yang bisa dilampaui jauh di usia sebelumnya oleh anak jaman sekarang, bukan mikael saja. Saya melihat beberapa anak jaman sekarang termasuk keponakan saya, anak teman dan tetangga, serta teman sekolah Dede di TPA.
So, tidak usah pusing-pusing membandingkan yang penting anak kita sehat, cerdas dan pertumbuhannya normal. kalaupun ada kelebihan semoga itu yang bermanfaat dan baik untuk semua.


Sumber:
  1. Perkembangan Anak : www.anmum.com.my/id/main.aspx?sid=2126&sva=3
  2. http://mikaelpunyacerita.blogspot.com/2010/12/dede-hebat.html 
  3. gambar puzzle : http://anak-anak.us/puzzle-mats-alas-duduk-puzzle-reseller-welcome/